Tanah Datar – Beragam jenis sampah menumpuk di pinggir Jalan Provinsi, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Tumpukan sampah itu meluber ke pinggir jalan dan mengaggu pengendara.

Pantauan Wartawan Jurnal Media Nusantara, Selasa (11/03/2025) tumpukan sampah yang ada di jalan itu menumpuk di pinggir jalan tepi jurang.

Sampah yang dibuang ke tempat pembuangan liar ini diduga dilakukan oleh para pengendara yang melintas di jalan ini. Tak hanya itu, tumpukan sampah ini juga menimbulkan bau tak sedap.

“Ini sampah liar, kalau sampah warga dikumpulkan lalu dibuang oleh petugas,” kata Jaliton (45) kepada wartawan Jurnal Media Nusantara ditemui di jalan itu.

“Biasanya yang buang sampah ke sini yang lewat di malam hari, naik motor, pas melintas sampahnya dilempar,” tambah Jaliton.

Karena tumpukan sampah ini meluber ke pinggir jalan, hal itu juga dikeluhkan oleh para pengendara. Salah satunya pengendara sepeda motor.

“Bahaya sampahnya meluber ke jalan, apalagi suka ada airnya, bisa licin jalan jadi rawan terjadi kecelakaan,” ujar Evi (30).

Sebagai pengendara yang setiap hati melintas di jalan itu, dia ingin tumpukan sampah itu dibersihkan oleh dinas terkait.

“Kalau berangkat sih aman saja, pas pulang, kelintasin apalagi kalau malam gak keliatan, suka ada aja sampah yang kelindes,” harapnya.

Sekretaris Nagari Sawah Tangah Meria Ulfa ketika di hubungi Selasa, (11/03/2025) di kantornya mengatakan, persoalan sampah yang ada dipinggir jalan provinsi 195 meter dari pasar Simabur sudah dimusyawarahkan dengan Wali Nagari Sawah Tangah, BPRN, Camat, dan Dinas Perkim LH.

Kami sudah perna goro bersama masyarakat untuk membersikan pingir jalan tempat pembuangan sampah liar tersebut, bahkan segala upaya sudah kami lakukan, seperti memasang spanduk ibauan di larang membuang sampah dan kami sudah coba memasang pagar dari bambu untuk membatasi supaya orang yang lewat tidak buang sampah di sana lagi, namun kenyataannya malah makin parah sehingga sampah berserakan di jalan raya,” ujarnya

(Debi Putra)