PEKANBARU – Tempat hiburan malam HW Livehouse yang diprotes warga dan dicabut izin operasionalnya kini kembali beroperasi di tengah pencopotan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Riau, Ade Yudhistira yang baru menjabat dua pekan.
Pencopotan ini dilakukan Gubernur Riau, Abdul Wahid, pada Jumat (10/10/2025) setelah Ade menerbitkan izin untuk tempat hiburan malam HW Live House yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru.
Keputusan ini diambil setelah munculnya protes warga. Sebab keberadaan tempat hiburan malam tersebut sering menjadi lokasi maksiat
Publik pertanyakan, apakah pencabutan izin yang diumumkan Gubernur Riau itu benar-benar dijalankan atau hanya sekadar pencitraan dan cawe-cawe politik semata?

Padahal, pekan lalu warga menaruh harapan besar setelah Pemprov Riau menyatakan tegas akan menertibkan tempat hiburan malam yang tidak taat izin dan mengganggu ketertiban umum. Namun faktanya, HW Livehouse yang disebut-sebut telah dicabut izinnya justru tampak bebas beroperasi tanpa gangguan sedikit pun.
“Ini lucu. Satu sisi Gubernur bilang tegas, tapi di sisi lain tempat yang katanya sudah ditutup justru masih buka. Lalu yang benar yang mana? Apakah pencabutan izin itu hanya drama di atas kertas?” ujar Yandri seorang pemerhati kebijakan publik Jumat, (24/10/2025).
Lebih jauh, publik juga mempertanyakan peran Satpol PP dan DPRD Pekanbaru yang sebelumnya begitu lantang menyoroti pelanggaran izin HW Livehouse, namun kini seolah hilang arah dan memilih diam.
“Mana Satpol PP-nya yang kemarin turun merazia? Mana Dewan yang katanya siap mengawasi? Dan di mana Gubernur yang katanya tegas?” sindir netizen di media sosial yang membagikan video event HW Livehouse semalam.
Kritik tajam juga muncul dari kalangan mahasiswa yang menilai bahwa inkonsistensi pemerintah ini mempermalukan wibawa hukum di daerah.
“Kalau izin sudah dicabut, seharusnya tak ada lagi aktivitas. Kalau masih buka, berarti ada yang main mata. Ini bukan lagi soal hiburan, tapi soal wibawa pemerintah daerah yang runtuh di depan publik,” ujar seorang aktivis mahasiswa Riau.
Pemprov Riau dan DPRD Pekanbaru harus mempertanggungjawabkan kepada publik, terkait kembali beroperasinya hiburan malam HW Livehouse yang sudah dicabut izin operasionalnya oleh Gubernur Riau.
Hingga berita dirilis belum ada keterangan resmi dari Pemprov Riau, Dinas Pariwisata, maupun Satpol PP terkait beroperasinya kembali HW Livehouse.
(RD/red)

Tinggalkan Balasan