JAKARTA – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, meminta peran aktif para Lurah dan Camat di wilayah melalui para seluruh kader Jumantik, Dasawisma dan PKK di lingkungan kerja masing – masing, agar dapat terus meningkatan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Arahan Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar kepada seluruh jajarannya belum terealisasi secara tepat dan tanggap.

Hal ini disampaikan warga Rawa Terate yang diwakilkan oleh Saut Hutabarat mengatakan, pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) belum optimal, petugas hanya melakukan pembongkaran 3 kios yang berdiri di atas saluran air (got).

Foto.dok.warga

“Pembongkaran 3 kios yang terletak di RW 01, wilayah RT 7 dan RT 8 yang berdiri di atas saluran air pada Minggu pagi, 5 April 2024,” ungkap Saut, Rabu (08/05/2024).

Mengingat tingginya kasus di wilayah Indonesia yang terinfeksi wabah Demam Berdarah Dengeu (DBD).

Foto.dok.warga

Saut Hutabarat yang tergabung di Balai Wartawan Jakarta Utara sebagai Pembina mengungkapkan bahwa pembongkaran kios tersebut dinilai kurang optimal dalam mengendalikan vektor DBD, pembongkaran kios tidak merata.

“Hanya 3 kios dibongkar yang berdiri diatas saluran air, petugas Kelurahan Rawa Terate belum membongkar seluruh kios yang berdiri di atas saluran air. Hanya di RW 01/RT 07 dan 08,” ucap Saut, Rabu, (08/05/2024) kepada jurnalmedianusantara.com.

Ia juga mengatakan, gerebek PSN 3M plus yaitu menguras, menutup, mendaur ulang plus kegiatan lain yang mencegah perkembangbiakan dan gigitan nyamuk aedes aegypti diberbagai tatanan harus terus ditingkatkan.

Saut meminta untuk dilanjutkan pengendalian vektor DBD ke RT 04 dan RT 10 dan lainnya di RW 01.

“Pembongkaran yang dipimpin Lurah Rawa Terate, Jainudin dinilai belum merata, kiranya Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar dan Pj. Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono untuk meninjau ke lokasi. Mengingat tingginya kasus di beragam wilayah Indonesia terinfeksi wabah Demam Berdarah Dengeu (DBD).” Pungkas Dewan Pembina Balai Wartawan Jakarta Utara.